Jejak Kecil di Tepi Laut: Aksi Bersih Pantai Pangandaran
Langkah Sederhana untuk Menjaga Laut dan Masa Depan

“Kalau laut kita rusak, masa depan kita juga ikut rusak.” Kalimat dari Susi Pudjiastuti itu baru benar-benar terasa maknanya ketika kami mengikuti kegiatan Community Beach Cleanup: Bersih Pantai Sambut Ramadhan di Pangandaran.
Awalnya kegiatan ini terdengar sederhana: membersihkan pantai, memungut sampah, lalu pulang. Namun setelah menjalaninya, kami sadar bahwa kegiatan ini jauh lebih dari sekadar urusan kebersihan. Ini tentang tanggung jawab, kepedulian, dan masa depan yang harus dijaga bersama.
Menyadari Kenyataan di Pantai
Sesampainya di lokasi kegiatan, kami melihat sampah berserakan di sepanjang pesisir. Plastik, bungkus makanan, hingga botol minuman menjadi pemandangan yang tidak bisa diabaikan.
Awalnya terlihat sedikit. Namun ketika mulai dikumpulkan, jumlahnya ternyata sangat banyak. Saat itulah kami menyadari bahwa kerusakan lingkungan sering kali lahir dari kebiasaan kecil yang dilakukan berulang-ulang.
Belajar Bertanggung Jawab
Kami memungut sampah satu per satu. Bukan karena kami petugas kebersihan. Bukan karena kami dibayar. Kami melakukannya karena kami peduli.
Setelah kegiatan selesai, kami berfoto bersama. Wajah kami lelah, tangan kami kotor, tetapi hati kami penuh kebanggaan.
Hari itu kami tidak hanya membersihkan pantai. Kami juga belajar menjadi generasi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Menjaga Laut, Menjaga Masa Depan
Laut bukan sekadar pemandangan indah untuk difoto. Ia adalah rumah bagi berbagai ekosistem, sumber penghidupan bagi nelayan, dan bagian penting dari kehidupan manusia.
Menjaga laut berarti menjaga kesehatan lingkungan, menjaga ekonomi masyarakat pesisir, dan menjaga masa depan bangsa.
Langkah kecil yang bisa dilakukan
1. Jangan membuang sampah sembarangan.
2. Kurangi plastik sekali pakai dalam aktivitas harian.
3. Ikut terlibat dalam kegiatan bersih lingkungan di sekitar.
Langkah Kecil yang Bermakna
Kegiatan ini mengajarkan kami satu hal sederhana: perubahan besar sering dimulai dari langkah kecil. Jika belum bisa melakukan hal besar, lakukanlah hal kecil dengan konsisten.
Jangan membuang sampah sembarangan.
Karena laut tidak membutuhkan janji. Laut membutuhkan tindakan.
Dan kami sudah memulainya.
Karena laut tidak membutuhkan janji. Laut membutuhkan tindakan. Dan kami sudah memulainya.
Sumber: Majalah Ragam, Edisi Februari 2026 – SMK Bakti Karya Parigi.
Suka artikel ini? Bagikan.
Baca Juga
Policy Brief ERCI
Rekomendasi kebijakan pendidikan yang disusun melalui riset mendalam dan analisis data empiris.